Subscribe via RSS Feed Connect on Google Plus Connect on LinkedIn

21 Pasukan Keamanan Thailand Tewas atau Cedera Akibat Serangan Bom Tepi Jalan Oleh Pejuang Pembebasan Patani

Filed in Breaking news, Newsletter by on 15th September 2017 0 Comments • views: 669

IMG_4863

PATANI DARUSALAM: 14 Sept 2017 – Bom pinggir jalan yang ditanam oleh pejuang Pembebasan Patani hari ini Khamis (14/9/2017) membunuh satu tentara dan mecenderai 20 lainnya, kebanyakan dari mereka adalah tentara dan polis, kata beberapa pasukan keamanan.

Letupan itu terjadi di wilayah Jala, salah satu wilayah yang berpenduduk mayoriti etnik Melayu Muslim yang mana perjuangan kemerdekaan Patani telah berlangsung selama beberapa dekade, dengan lebih dari 6.500 orang terbunuh sejak kebangkitan masyarakat Melayu Patani melawan Penjajah Musyrikin Thailand  secara serius dan berterusan 2004, namun perjuangan Patani tidak pernah berhenti sejak dianeksasi oleh Siam.

Bom pertama tidak menimbulkan kemalangan jiwa, namun dua lainnya membunuh satu tentara dan melukai 18 tentara, polis, dan dua orang awam.

“Ini diyakini sebagai karya kumpulan Pejuang Pembebasan Patani yang sudah menciptakan insiden di daerah tersebut,” kata Pramote Prom-in, juru bicara pasukan keamanan regional, kepada Reuters.

Seperti kebanyakan kekerasan berlaku di Empat wilayah selatan, tidak ada klaim tanggung jawab atas peristiwa yang terjadi.

Para pejuang Pembebasan Di selatan atau dikenal sebagai Pejuang Pembebasan Patani berjuang untuk memisahkan diri dari sebagian besar Budha Thailand.

Empat Wilayah paling selatan Yaitu, Patani, Jala, Menara (Narathiwat) dan Setul adalah bagian dari sebuah kesultanan  Melayu Muslim yang independen sampai mereka dianeksasi pada tahun 1909 oleh kerajaan Musrikin Thailand. – BLN/ JPP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *